Background Image

Bajra Sandhi Monument, Denpasar

Jalan Raya Puputan No. 142, Panjer, Denpasar Selatan

Mengenal Lebih Dekat Monumen Bajra Sandhi, Monumen Perjuangan Rakyat Bali

Bali, bukan hanya sebuah tempat wisata yang dikenal dengan pantai dan sunsetnya. Jika Jakarta punya monas, maka di Bali juga ada monumennya, yakni monumen Bajra Sandhi, dibangun untuk mengenang peristiwa Puputan Bajra Sandhi. Lokasinya ada di Renon, Denpasar, Pulau Bali. Lebih tepatnya ada di depan kantor Gubernur Provinsi Bali, sekaligus di depan gedung DPRD Bali.

Sejarah monumen Bajra Sandhi

Monumen ini dibangun untuk memperingati peristiwa Puputan Bajra Sandhi, merupakan lambang pesemaian pelestarian jiwa perjuangan yang dilakukan rakyat Bali yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Jadi secara keseluruahn, monumen ini adalah perlambang perjuangan rakyat Bali dalam melawan para penjajah. Dalam peristiwa Puputan Bajra Sandhi, rakyat Bali sudah mengorbankan, jiwa, raga, dan juga harta benda mereka untuk membebaskan bangsa Indonesia dari belenggu penjajah.

Monument ini dikenal dengan nama Bajra Sandhi. Kenapa demikian? Ternyata ada makna di dalam nama tersebut. Bentuk monumen ini menyerupai bentuk Bajra atau genta. Bajra ini digunakan oleh Pendeta Hindu untuk mengucapkan Weda atau sejenis mantra pada upacara-upacara keagamaan.

Pencetus pembangunan museum kala itu ialah prof Ida Bangus Martha, sebagai Gubernur Bali, tepatnya pada 1980. Arsitek yang dipercaya dalam menuntaskan bangunan ini adalah Ida Bagus Gede Yadnya, yang memenangkan kompetisi arsitektur monumne ini di tahun 1981.

Pembangunannya dimulai pada tahun 1981, namun sempat dihentikan. Baru pada tahun 1987, dilanjutkan kembali. Monumen baru diresmikan langsung oleh presiden Megawati Soekarno Putri, tepatnya pada tanggal 14 Juni 2003 lalu.

Untuk menarik wisatawan, di depan monument sering diadakan parade pesta kesenian Bali. Pagelarannya dilaksanakan tiap tahun, dan dibuka langsung oleh Presiden Indonesia, merupakan event wisata cukup besar dan spektakuler yang dilaksanakan di Denpasar, Bali.

 

Bangunan monumen Bajra Sandhi

Bangunan monumen berdiri di area yang cukup luas. Bahkan di sana bisa ditemui beberapa lapangan bola saking luasnya. Sebagai perlambang perjuangan rakyat Bali dalam membela bangsa Indonesia melalui peristiwa Puputan Bajra Sandhi, maka pembangunan monumen ini juga melambangkan perjuangan mereka. Hal ini dapat dilihat dari keunikan bangunan, yakni memilki 17 anak tangga yang tepat berada di pintu utama. Ada pula 8 tiang tiang agung yang berada di dalam gedung monumen. Tinggi monument ini senndiri adalah 45 meter.

Monumen Bajra Sandhi sebagai tempat wisata

Monument ini, selain sebagai monumen kebanggnan rakyat Bali juga menjadi monumen yang ramai akan wisatawan. Mereka bisa belajar secara lagsung tentang sejarah Puputan Bajra Sandhi, arsitektur unik bangunan, dan juga keindahan setiap detail di dalamnya. Tidak heran jika tempat ini ramai dengan wisatawan dari berbagai penjuru dunia.

Turis yang paling banyak mengunjungi monument ini adalah turis dari Asia. Banyak wisatawan dari Jepang, China, dan Korea yang melihat keunikan dari bangunan ini, yakni bentuknya yang terlihat seperti Pagoda.

Monumen ini juga dilengkapi oleh fasilitas yang cukup lengkap untuk membuat nyaman para turis. Selain ada museum, di sini juga ada perpustakaan, kolam ikan, berbaai bentuk kerajinan tangan, dan juga 4 anak tangga yang bisa dilewati oleh wisatawan untuk menuju lantai dua.

Demikianlah, beberapa keunikan dan juga detail tentang monumen Bajra Sandhi, merupakan bangunan untuk memperingati perjuangan rakyat Bali, dikenal dengan peristiwa Puputan Bajra Sandhi.

No Reviews

Post a Comment

Write a Review

Jalan Raya Puputan No. 142, Panjer, Denpasar Selatan

Get Directions